|
MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA MENTERI PERATURAN MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA NOMOR : 11/P/M.KOMINFO/7/2005 TENTANG PENGURANGAN WAKTU SIARAN MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA |
|||
|
Menimbang |
: |
a. |
bahwa sehubungan harga minyak dunia yang semakin meningkat dikhawatirkan akan menyebabkan terjadinya krisis energi nasional; |
|
|
|
b. |
bahwa untuk mencegah terjadinya krisis energi yang berkepanjangan dipandang perlu untuk melakukan gerakan nasional penghematan energi oleh seluruh komponen masyarakat termasuk Lembaga Penyiaran; |
|
|
|
c. |
bahwa untuk mendukung gerakan hemat energi tersebut, perlu ditetapkan kebijakan nasional untuk mengurangi waktu siaran Lembaga Penyiaran dengan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika. |
|
Mengingat |
: |
1. |
Undang-Undang Dasar Negara Republik |
|
|
|
2. |
Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran (Lembaga Negara RI Tahun 2002 Nomor 139, Tambahan Lembaga Negara RI Nomor 4252); |
|
|
|
3. |
Keputusan Presiden RI Nomor 187/M Tahun 2004 tentang Susunan Kabinet Indonesia Bersatu sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 8 Tahun 2005; |
|
|
|
4. |
Peraturan Presiden RI Nomor 9 Tahun 2005 tentang Kedudukan, Tugas, Fungsi, Susunan Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Negara Republik Indonesia; |
|
|
|
5. |
Instruksi Presiden Nomor 10 Tahun 2005 tentang Penghematan Energi; |
|
|
|
6. |
Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor : 01/P/M.KOMINFO/4/2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kantor Departemen Komunikasi dan Informatika. |
|
MEMUTUSKAN : |
|||
|
Menetapkan |
: |
PERATURAN MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA TENTANG PENGURANGAN WAKTU SIARAN LEMBAGA PENYIARAN DI SELURUH INDONESIA DALAM RANGKA PENGHEMATAN ENERGI NASIONAL. |
|
|
Pasal 1 |
|||
|
(1) |
Bagi jasa penyiaran radio dan televisI yang diselenggarakan
oleh Lembaga Penyiaran Publik, Lembaga Penyiaran Swasta, Lembaga Penyiaran
Komunitas, dan Lembaga Penyiaran Berlangganan di seluruh |
||
|
(2) |
Pengurangan waktu siaran sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan dengan menutup siaran setiap hari mulai pukul 01.00 s/d 05.00 waktu setempat; |
||
|
(3) |
Untuk pengurangan waktu siaran selama Bulan Ramadhan Tahun 2005 setiap hari mulai pukul 01.00 s/d03.00 waktu setempat; |
||
|
(4) |
Bagi Lembaga Penyiaran yang telah melakukan kontrak kerjasama dengan pihak ketiga dalam rangka penyelenggaraan siaran langsung olahraga sebelum ditetapkannya Peraturan ini dapat menyelenggarakan siarannya hanya pada jam siaran acara olahraga tersebut; |
||
|
(5) |
Ketentuan pengurangan waktu siaran sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dan ayat (3) berlaku untuk jangka waktu selama 6 (enam) bulan terhitung sejak ditetapkannya Peraturan ini dan sewaktu-waktu dapat ditinjau kembali sesuai dengan perkembangan kondisi kemampuan penyediaan energi nasional. |
||
|
Pasal 2 |
|||
|
Pelenggaran terhadap ketentuan Peraturan ini dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. |
|||
|
Pasal 3 |
|||
|
Peraturan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. |
|||
|
|
|||
|
|
|||
|
|
Ditetapkan di :
|
||
|
|
MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA
SOFYAN A. DJALIL
|
||
|
Salinan Peraturan Menteri ini disampaikan kepada Yth.: |
|||
|
1. |
|
||
|
2. |
Wakil Presiden RI; |
||
|
3. |
Pimpinan DPR-RI; |
||
|
4. |
|
||
|
5. |
Jaksa Agung RI; |
||
|
6. |
Kepala Kepolisian RI; |
||
|
7. |
Para Gubernur/Bupati/Walikota seluruh |
||
|
8. |
Para Eselon I di lingkungan Departemen Komunikasi dan Informatika; |
||
|
9. |
Ketua Komisi Penyiaran |
||
|
10. |
Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah seluruh |
||
|
11. |
Organisasi Penyiaran Radio dan Televisi; |
||
|
12. |
Para Penyelenggara Penyiaran Radio dan Televisi seluruh |
||
|
13. |
Para Kepala Balai Monitor Ditjen Postel, Depkominfo, seluruh |
||